Cegah Kanker Payudara dengan Makanan Sehat

Cegah Kanker Payudara dengan Makanan Sehat

INILAHCOM, India -  Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan pada 2020 jumlah kasus kanker payudara akan melonjak ke angka yang mengkhawatirkan. Bagaimana cara mencegah agar terhindari dari kanker payudara?

Mengutip dari timesofindia, Senin (10/10/2016), satu dari delapan wanita berisiko mengembangnya penyakit dalam hidupnya. Tina Sapra, Senior clinical nutitionist & coordinator dengan Fortis Memorial Research Institute dan Dr Vandana Mathur, consulting nutritionist, Metropolis Healthcare, Mumbai, memberi wawasan atas makanan yang dapat mencegah Anda dari risiko kanker payudara pada wanita.

Berikut adalah beberapa makanan yang dapat Anda konsumsi.

1. Bawang putih


Bawang putih adalah sumber yang kaya dengan senyawa pelawan kanker disebut allium, bawang putih dan kerabatnya yaitu bawang dan daun bawang ditunjukkan untuk memperlambat pertumbuhan tumor dan mencegah risiko kanker payudara.

Anda bisa hancurkan atau telan sepotong bawang putih setiap pagi.

2. Delima

Buah delima sangat dianjurkan untuk mencegah kanker payudara. Ini berisi polyphenol asam ellagic dengan sifat anti oksidan yang mencegah pertumbuhan kanker. Sertakan buah lezat ini dalam makanan Anda dan temukan manfaat kesehatan yang efektif.

3. Sayuran berdaun hijau

Kangkung, sawi, bayam, dan lainnya, adalah sayuran berdaun hijau gelap. Sayuran tersebut memiliiki nutrisi terbaik yang dibutuhkan tubuh untuk menangkis sel - sel kanker yaitu serat, vitamin B, fitokimia, klorofil, dan masih banyak lagi.


4. Salmon

Ikan salmon adalah sumber omega 3, vitamin B12, dan D. Salmon menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tubuh Anda untuk mengatur pertumbuhan sel dan mencegah kanker. Bahkan, beberapa jenis vitamin B12, terbukti efektif dalam mengobati kanker.

5. Brokoli

Brokoli sangat kaya dengan sulforophane dan indoles, yang ditunjukkan untuk mengatur pertumbuhan sel dalam berbagai cara dan membantu melawan berbagai kanker termasuk payudara, kandung kemih, limfoma, prostat, dan kanker paru - paru.

LihatTutupKomentar